Pengusaha Biskuit Duduki Posisi Ke-7 Orang Terkaya Ri

Pengusaha Biskuit Duduki Posisi ke-7 Orang Terkaya RI

Foto: Dok. @infobiografi.com

Jakarta - Berangkat dari biskuit rumahan pemilik Mayora Group Jogi Hendra Atmadja berhasil menyebarkan bisnis snack. Ia pun menjadi orang terkaya RI ke-7 model Forbes.

Dikabarkan CNBC Indonesia (10/12) usahawan dan pemilik golongan kerja keras Mayora Group Jogi Hendra Atmadja menjadi orang terkaya nomor tujuh di Indonesia menurut perkiraan modern Majalah Forbes. Posisi tersebut memindah posisi Dato Sri Tahir, pemilik Mayapada Group yang juga terkenal selaku filantropis.

Nilai kekayaan Jogi Hendra, menurut hitungan Forbes, meraih US$ 4,3 miliar atau setara Rp 60,47 triliun (kurs Rp 14.060/US$). Harta kekayaan itu diperoleh dari kerja keras makanan minuman menyerupai merek Kopiko, Roma, Danisadan sejumlah merek lainnya, yang dibuat oleh PT Mayora Indah Tbk(MYOR).

Mayora mulanya ialah pembuat biskuit rumahan pada 1948 dan secara resmi bangun menjadi golongan kerja keras Mayorapada 1977.

Produk-produk makanan ringan dan mie premium Mayora sudah merambah di nyaris 90 negara. Kelompok kerja keras ini memberdayakan setidaknya 30.000 karyawan.

Pengusaha Biskuit Duduki Posisi ke-7 Orang Terkaya RI

Pengusaha Biskuit Duduki Posisi ke-7 Orang Terkaya RI Foto: Dok. Mayora

Sementara itu, Dato Sri Tahir tahun ini oleh Forbes tercatat selaku orang kaya nomor 10. Nilai kekayaan Tahir tercatat senilai US$ 3,3 miliar atau setara Rp 46,41 triliun.

Forbes kembali merilis daftar nama Crazy Rich Indonesia tahun ini. Ada beberapa pergantian ranking maupun nilai aset kekayaan yang dimiliki oleh para sultan Tanah Air. Beberapa tampang gres timbul ke dalam jajaran 50 orang paling tajir di Indonesia.

Di posisi pertama masih tetap diduduki oleh duo Hartono bersaudara dari Grup Djarum yang mengusai 54,94% saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Total kekayaan dua bersaudara asal Kudus ini meraih US$ 38,8 miliar atau setara dengan Rp 546,3 triliun. Asumsi kurs Rp 14.080/US$.

Di posisi kedua juga masih tetap diduduki oleh keluarga pendiri Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja. Kekayaan keluarga Sinar Mas Group disebut Forbes bertambah US$ 2,3 miliar atau Rp 32,4 triliun.

Baca Juga : Membantu bersihkan Racun dan Usus

Posting Komentar